Taebenu — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Taebenu menggelar prosesi peletakan batu pertama pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB) dan satu unit toilet. Kegiatan ini diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. Martence Putri Pah, S.Th., M.M., sebagai ungkapan syukur atas dimulainya pembangunan tersebut.
Dalam khotbahnya, Pdt. Martence Putri Pah mendasarkan makna pembangunan ini pada Mazmur 127 ayat 1, sembari menekankan tiga poin penting. Pertama, setiap pembangunan harus berlandaskan pada Tuhan. Kedua, pembangunan fisik pada hakikatnya adalah upaya membangun manusia. Ketiga, seluruh pihak wajib turut berkontribusi dalam proses pembangunan, baik melalui ide, pemikiran, maupun tenaga.
Ketua Panitia Pembangunan, Jefri Bones, saat dimintai keterangan mengenai proyek ini menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan berkat yang patut disyukuri. Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk bekerja sama demi terealisasinya pembangunan ini dengan baik dan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Plt. Kepala SMK Negeri 1 Taebenu, Haslinda Nedjabawa,S.T menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program revitalisasi yang menyasar sekolah-sekolah yang masih memerlukan pelengkapan sarana dan prasarana. Program ini sejalan dengan tujuan utama revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yaitu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, menyelaraskan mutu pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja, serta mengatasi kesenjangan akses pendidikan guna menghasilkan sumber daya manusia yang terampil dan siap kerja.
“Dengan hadirnya dua RKB dan satu toilet baru ini, pemenuhan sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Taebenu perlahan semakin terwujud,” ujar Haslinda.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Kementerian dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang telah memberikan perhatian khusus kepada sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil, termasuk SMK Negeri 1 Taebenu.
Di akhir sambutannya, Haslinda mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Desa Bokong, untuk bersama-sama membangun desa melalui jalur pendidikan. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas adalah fondasi utama bagi kemajuan generasi muda dan kesejahteraan desa di masa depan.
Prosesi peletakan batu pertama ini pun ditutup dengan doa syukur bersama, sebagai harapan agar pembangunan dua ruang kelas baru dan satu toilet ini dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan vokasi di SMK Negeri 1 Taebenu. Semangat kebersamaan yang terjalin hari ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terwujudnya sekolah yang unggul, mandiri, dan siap mencetak generasi terampil bagi Desa Bokong dan sekitarnya(Al).







